Panduan Migrasi 5G: Kartu Apa yang Sudah 5G dan Harus Diganti?
Redaksi
13 January 2026, 09:02 WIB
Kartu Apa yang Sudah 5G: Panduan Lengkap SIM Card 5G di Indonesia
Daftar Isi[ Tampilkan ]- USIM: Jantung Kartu 5G yang Sudah Ada di Tangan Anda
- Verifikasi Operator: Siapa Saja yang Sudah Mendukung 5G?
- 1. Telkomsel
- 2. Indosat Ooredoo Hutchison (IOH)
- 3. XL Axiata
- Tiga Syarat Mutlak Akses 5G (Bukan Hanya Kartu)
- 1. Perangkat yang Kompatibel
- 2. Lokasi Jaringan (Coverage)
- 3. Aktivasi dan Paket Data
- Tren Masa Depan: Evolusi dari SIM Fisik ke eSIM
- Kesimpulan: Kesiapan 5G Ada di Tangan Anda
JAKARTA, 21 Mei 2024 – Kebingungan mengenai kesiapan kartu SIM untuk mengakses jaringan 5G adalah isu teknologi yang paling sering ditanyakan pengguna seluler di Indonesia.
Faktanya, apakah kita perlu membeli kartu baru?
Mayoritas kartu SIM yang diedarkan operator seluler utama Indonesia saat ini, seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan XL Axiata, sudah memenuhi standar teknis untuk 5G.
Kartu tersebut dikenal sebagai Universal Subscriber Identity Module (USIM) atau UICC, yang merupakan fondasi wajib untuk koneksi 4G LTE dan 5G.
Namun, akses 5G tidak hanya ditentukan oleh kartu, tetapi juga oleh perangkat, lokasi, serta paket data yang dipilih pengguna.
Artikel mendalam ini akan mengupas tuntas spesifikasi kartu apa saja yang sudah 5G dan cara memastikannya.
USIM: Jantung Kartu 5G yang Sudah Ada di Tangan Anda
Konsep "kartu 5G" sering disalahartikan sebagai kartu fisik baru yang berbeda total dari kartu 4G.
Dalam dunia teknis, yang penting bukanlah label "5G" di bungkus kartu, melainkan jenis teknologi chip yang tertanam di dalamnya.
Sebagian besar kartu SIM yang beredar sejak 2017—saat 4G LTE mulai masif—sudah menggunakan teknologi USIM.
USIM (dan UICC) adalah evolusi dari kartu SIM biasa, dirancang untuk mendukung kriptografi dan autentikasi yang lebih canggih.
Standar inilah yang menjadi pintu gerbang utama untuk jaringan generasi kelima (5G NR).
Jadi, jika kartu SIM Anda sudah mendukung 4G LTE dengan baik, kemungkinan besar ia sudah "5G ready" secara teknis.
Hal ini berlaku untuk Telkomsel, XL, dan Indosat yang telah bertransformasi sepenuhnya dari kartu 3G lama.
Sumber: Bing Images
Lalu, bagaimana dengan pengguna yang masih menyimpan kartu berusia sangat tua?
Jika kartu Anda dibeli sebelum 2015 dan belum pernah di-upgrade, kartu tersebut mungkin masih berbasis SIM/UIM lama (khusus 2G/3G).
Dalam skenario ini, Anda wajib melakukan penggantian kartu fisik ke USIM 4G/5G di gerai operator terdekat.
Verifikasi Operator: Siapa Saja yang Sudah Mendukung 5G?
Kesiapan kartu SIM harus sejalan dengan kesiapan infrastruktur operator untuk melayani frekuensi 5G.
Di Indonesia, tiga operator besar telah resmi meluncurkan layanan 5G komersial, meski dengan cakupan yang masih terbatas.
1. Telkomsel
Telkomsel mengklaim bahwa seluruh pelanggan yang menggunakan kartu 4G/USIM sudah siap 5G secara teknis.
Tidak ada kartu SIM khusus 5G yang perlu dibeli dari awal.
Pengguna hanya perlu memastikan ponsel mereka kompatibel dan berada di area layanan 5G.
Telkomsel juga dikenal aktif memperluas jangkauan di area metropolitan dan pusat ekonomi.
Aktivasi 5G di Telkomsel seringkali otomatis jika semua syarat (perangkat, lokasi, dan profil kartu) terpenuhi.
2. Indosat Ooredoo Hutchison (IOH)
Setelah merger, Indosat dan Tri (3) juga fokus pada peningkatan kualitas jaringan dan migrasi ke 5G.
Sama seperti Telkomsel, IOH memastikan bahwa kartu USIM 4G yang dimiliki pelanggan sudah mumpuni untuk 5G.
Mereka telah melakukan uji coba dan peluncuran bertahap, terutama di kota-kota besar yang menjadi target investasi teknologi mereka.
Jika Anda masih menggunakan kartu Tri atau Indosat lama, verifikasi status kartu di gerai resmi sangat disarankan.
3. XL Axiata
XL Axiata juga termasuk operator yang telah mengaktifkan layanan 5G mereka.
Kebijakan XL serupa: Kartu SIM 4G/USIM mereka sudah siap 5G tanpa perlu penggantian fisik.
Fokus utama bagi pelanggan XL adalah memastikan perangkat mereka sudah menerima pembaruan firmware yang mendukung pita frekuensi 5G XL.
Ketersediaan layanan 5G XL biasanya bisa dicek melalui aplikasi resmi myXL.

Sumber: Bing Images
Tiga Syarat Mutlak Akses 5G (Bukan Hanya Kartu)
Meskipun kartu SIM Anda sudah USIM dan "5G ready," ada tiga pilar utama yang harus dipenuhi untuk benar-benar menikmati kecepatan gigabit 5G.
1. Perangkat yang Kompatibel
Ponsel Anda wajib mendukung teknologi 5G New Radio (NR) dan, yang terpenting, mendukung frekuensi yang digunakan di Indonesia.
Saat ini, frekuensi 5G yang paling umum digunakan adalah pita 2,3 GHz (n40) dan beberapa pita lain yang dialokasikan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Pastikan ponsel Anda bukan hanya 5G, tetapi juga sudah lolos sertifikasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) Indonesia.
2. Lokasi Jaringan (Coverage)
Ini adalah batasan terbesar. Jaringan 5G saat ini masih bersifat sporadis dan terpusat.
Anda harus berada dalam radius jangkauan Base Transceiver Station (BTS) 5G operator yang bersangkutan.
Cakupan 5G operator umumnya masih fokus pada CBD, pusat kota, dan area industri tertentu.
3. Aktivasi dan Paket Data
Beberapa operator mungkin memerlukan aktivasi layanan 5G secara manual melalui aplikasi atau SMS.
Selain itu, tidak semua paket data otomatis menyertakan akses 5G.
Pastikan Anda berlangganan paket yang secara eksplisit mencantumkan dukungan jaringan 5G.
Tanpa paket yang sesuai, kecepatan Anda akan tetap dibatasi pada 4G LTE meskipun semua syarat lain terpenuhi.
Tren Masa Depan: Evolusi dari SIM Fisik ke eSIM
Seiring berkembangnya 5G, isu fisik kartu SIM mulai bergeser ke arah digital.
eSIM (Embedded SIM) adalah inovasi yang menghilangkan kebutuhan akan kartu fisik.
Operator seperti Smartfren dan XL telah memimpin dalam penyediaan eSIM di Indonesia.
eSIM memberikan keuntungan besar dalam konteks 5G.
Perpindahan jaringan atau operator menjadi lebih cepat dan efisien, sepenuhnya melalui pemindaian QR Code.
Meskipun eSIM dan SIM fisik sama-sama USIM secara teknologi, eSIM menawarkan pengalaman yang lebih ramping dan futuristik, sangat cocok dengan kecepatan 5G.
Pemerintah dan operator terus mendorong adopsi teknologi eSIM ini seiring makin matangnya infrastruktur 5G.

Sumber: Bing Images
Kesimpulan: Kesiapan 5G Ada di Tangan Anda
Jawabannya lugas: Kartu yang sudah 5G adalah kartu USIM 4G yang Anda gunakan sekarang dari operator utama.
Anda tidak perlu berburu kartu baru kecuali kartu Anda sudah sangat uzur (generasi 2G/3G).
Fokus utama Anda harusnya dialihkan untuk memastikan ponsel Anda mendukung frekuensi 5G Indonesia.
Selain itu, pastikan juga bahwa Anda berada di lokasi yang sudah dicakup oleh sinyal 5G operator Anda.
Dengan konvergensi USIM, perangkat yang mumpuni, dan lokasi yang strategis, kecepatan 5G yang revolusioner sudah siap Anda nikmati.
Era kecepatan gigabit bukan lagi masa depan, melainkan realitas yang bisa segera diakses dengan verifikasi yang tepat.
***
Sumber: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Laporan Tahunan Operator Seluler 2023.