Panduan Mengenal Berbagai Jenis Kartu E-Toll Apa Saja di Indonesia
Redaksi
19 January 2026, 10:11 WIB
Daftar Isi[ Tampilkan ]- Menilik Pilar Utama Uang Elektronik di Jalan Tol
- 1. Mandiri e-Money: Pelopor dan Paling Dominan
- 2. Flazz BCA: Kecepatan dan Jaringan Luas
- 3. Brizzi BRI: Jangkauan Hingga Daerah
- 4. TapCash BNI: Pilihan Lain yang Fleksibel
- Regulasi dan Kompatibilitas Sistem Wajib
- FAQ Penting: Batasan Saldo dan Isi Ulang
- Transisi ke Sistem MLFF: Bagaimana Nasib Kartu e-Toll?
- Kesimpulan: Keempat Kartu Adalah Pilihan Resmi
Transaksi nontunai telah menjadi standar wajib di seluruh gerbang tol Indonesia sejak implementasi penuh pada tahun 2017. Kebijakan ini bertujuan mempercepat arus lalu lintas dan meningkatkan efisiensi.
Namun, pertanyaan yang sering muncul di kalangan pengendara adalah: Kartu e-Toll apa saja yang sebenarnya sah dan dapat digunakan di berbagai ruas jalan tol nasional?
Siapa saja yang mengeluarkan? Dan bagaimana kompatibilitasnya?
Sebagai Jurnalis Online Senior, kami merangkum secara mendalam empat kartu uang elektronik utama yang diakui secara resmi oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Bank Indonesia (BI).
Panduan ini penting, terutama menjelang musim mudik atau liburan panjang, untuk memastikan perjalanan Anda lancar tanpa hambatan di gerbang tol.
Menilik Pilar Utama Uang Elektronik di Jalan Tol
Sistem pembayaran tol di Indonesia saat ini didominasi oleh empat produk uang elektronik (UE) yang dikeluarkan oleh empat bank besar (Himbara plus BCA).
Keempat kartu ini telah terintegrasi penuh dan dijamin kompatibilitasnya di seluruh jaringan tol yang beroperasi di bawah Jasa Marga maupun operator swasta lainnya.
Sumber: Bing Images
1. Mandiri e-Money: Pelopor dan Paling Dominan
Mandiri e-Money adalah salah satu kartu e-Toll yang paling dikenal dan memegang pangsa pasar terbesar dalam volume transaksi tol.
Kartu ini dirilis oleh Bank Mandiri, bank BUMN yang berperan besar dalam sistem integrasi tol nasional.
Keunggulan utama e-Money adalah jangkauan distribusi yang sangat luas.
Pengguna bisa mendapatkannya dengan mudah di gerai minimarket, stasiun, hingga kantor cabang Bank Mandiri di seluruh Indonesia.
Proses isi ulang (top-up) juga sangat fleksibel.
Anda bisa mengisi ulang melalui ATM, aplikasi Livin' by Mandiri, maupun mesin EDC di gerbang tol tertentu.
Mandiri e-Money tidak hanya berfungsi sebagai alat bayar tol, tetapi juga untuk transportasi umum seperti KRL dan TransJakarta.
2. Flazz BCA: Kecepatan dan Jaringan Luas
Flazz, dikeluarkan oleh Bank Central Asia (BCA), adalah pesaing kuat yang dikenal karena kecepatan pemrosesan transaksinya yang konsisten.
Meskipun bukan bank Himbara, jaringan BCA yang masif memastikan Flazz mudah diakses dan diisi ulang.
BCA memastikan bahwa Flazz kompatibel sepenuhnya, sama seperti e-Money, di seluruh ruas tol.
Berbeda dari beberapa kartu lain, Flazz memiliki dua jenis, yaitu Flazz Gen 1 dan Flazz Gen 2.
Flazz Gen 2 memberikan kemudahan isi ulang langsung dari aplikasi BCA Mobile melalui fitur NFC (Near Field Communication) pada ponsel pintar.
Hal ini sangat mengurangi kerumitan mencari tempat isi ulang fisik saat saldo mulai menipis.

Sumber: Bing Images
3. Brizzi BRI: Jangkauan Hingga Daerah
Brizzi adalah kartu uang elektronik resmi yang dikeluarkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Kelebihan utama Brizzi terletak pada jangkauan geografis BRI yang sangat luas hingga ke pelosok daerah.
Ini membuat Brizzi menjadi pilihan andalan bagi pengendara yang sering melintasi jalan tol antarprovinsi, terutama di daerah yang lebih terpencil.
Sama seperti pesaingnya, Brizzi mendukung pembayaran tol, parkir, dan transaksi ritel lainnya.
Pengisian ulang dapat dilakukan via ATM BRI, layanan BRImo, atau melalui agen BRILink yang tersebar luas.
BRI secara aktif memperluas ekosistem Brizzi, menjadikannya opsi yang solid dan terpercaya untuk semua kebutuhan transaksi nontunai Anda di jalan tol.
4. TapCash BNI: Pilihan Lain yang Fleksibel
TapCash adalah produk uang elektronik dari Bank Negara Indonesia (BNI).
TapCash merupakan kartu yang sangat diminati oleh nasabah BNI yang sudah terintegrasi penuh dengan layanan digital bank tersebut.
Kartu ini menawarkan kemudahan yang sama dalam penggunaan di gerbang tol, KRL, bus TransJakarta, dan berbagai merchant ritel.
Isi ulang TapCash juga didukung fitur NFC melalui aplikasi BNI Mobile Banking.
Fitur ini memungkinkan nasabah mengisi saldo kapan saja dan di mana saja, selama ponsel mereka memiliki kapabilitas NFC.
Dengan empat kartu utama ini, pengguna jalan tol memiliki banyak pilihan, dan yang terpenting, semuanya berfungsi secara interoperabilitas penuh.
Regulasi dan Kompatibilitas Sistem Wajib
Penting untuk dipahami bahwa tidak ada perbedaan fungsionalitas antara keempat kartu tersebut ketika digunakan di gerbang tol.
Regulasi dari Bank Indonesia dan BPJT telah memastikan interoperabilitas sistem.
Ini berarti, terlepas dari bank penerbitnya, semua kartu di atas (e-Money, Flazz, Brizzi, TapCash) dapat digunakan di semua gerbang tol yang tersedia, tanpa terkecuali.
Kehadiran banyak pilihan kartu ini mendorong kompetisi yang sehat di antara penyedia layanan bank.
Kompetisi ini pada akhirnya menguntungkan konsumen, terutama dalam hal kemudahan akses dan kemudahan isi ulang saldo.
Pengguna hanya perlu memastikan saldo mereka mencukupi sebelum memasuki lajur pembayaran e-Toll.

Sumber: Bing Images
FAQ Penting: Batasan Saldo dan Isi Ulang
Berbagai kartu e-Toll memiliki batasan saldo maksimal yang diatur oleh Bank Indonesia.
Secara umum, saldo maksimal yang dapat disimpan dalam satu kartu uang elektronik jenis unregistered (seperti e-Toll) adalah Rp2.000.000.
Namun, penting untuk rutin memeriksa saldo Anda, sebab banyak transaksi tol, terutama jarak jauh, memerlukan saldo yang signifikan.
Kurangnya saldo adalah penyebab utama antrian di gerbang tol otomatis.
Kami menyarankan pengguna untuk mengaktifkan notifikasi atau secara berkala mengecek saldo melalui aplikasi mobile banking masing-masing.
Isi ulang saldo kini semakin mudah, bahkan dapat dilakukan di rest area atau SPBU terdekat jika Anda kehabisan.
Transisi ke Sistem MLFF: Bagaimana Nasib Kartu e-Toll?
Indonesia tengah bersiap menghadapi era baru pembayaran tol tanpa henti (barrierless) menggunakan teknologi Multi Lane Free Flow (MLFF).
Sistem ini direncanakan akan menggantikan sistem gerbang tol fisik, menghilangkan kebutuhan untuk berhenti dan menempelkan kartu.
Lalu, apakah ini berarti kartu e-Toll akan segera pensiun?
Transisi MLFF memang akan mengurangi ketergantungan pada kartu fisik.
Namun, dalam fase awal implementasi dan uji coba, kartu e-Toll masih akan memegang peranan penting.
Sistem MLFF akan mengandalkan aplikasi di ponsel pintar yang terhubung ke sumber dana, yang bisa jadi adalah saldo dari kartu uang elektronik atau rekening bank.
Menurut BPJT, implementasi MLFF akan dilakukan bertahap, dan interoperabilitas kartu UE yang ada tetap menjadi kunci selama masa transisi panjang tersebut.
Kartu e-Toll Anda saat ini masih merupakan investasi yang aman dan akan tetap relevan dalam beberapa tahun ke depan.
Kesimpulan: Keempat Kartu Adalah Pilihan Resmi
Sebagai rangkuman, jika Anda bertanya 'kartu e-Toll apa saja yang bisa dipakai?', jawabannya adalah Mandiri e-Money, Flazz BCA, Brizzi BRI, dan TapCash BNI.
Keempatnya telah disetujui, terintegrasi, dan wajib diterima di seluruh gerbang tol Indonesia.
Pilihan ada di tangan Anda, sesuaikan dengan kemudahan akses bank dan metode isi ulang yang paling nyaman untuk Anda gunakan sehari-hari.
Pastikan selalu saldo tercukupi untuk menghindari denda dan kemacetan, demi kelancaran perjalanan Anda.
Jurnalisme dan informasi ini disajikan untuk mendukung perjalanan nontunai yang efisien.
Sumber: Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Laporan Internal Bank Indonesia